Di tengah tekanan deadline dan beban kerja yang kian menumpuk, banyak orang lupa memberi perhatian pada apa yang mereka makan. Padahal, makan sembari kerja atau terburu-buru justru dapat memperburuk stres dan berdampak negatif bagi kesehatan. Oleh karena itu, mindful eating dapat menjadi solusi sederhana untuk mengembalikan keseimbangan kesehatan tubuh dan pikiran.
Kawan Seribu, kamu sering makan tanpa benar-benar menikmatinya? Jika iya, artikel ini akan membantumu memahami manfaat mindful eating dan cara menerapkannya meskipun sedang dilanda huru-hara pekerjaan.
Apa yang Dimaksud dengan Mindful Eating?
Mindful Eating berasal dari istilah mindfulness yang berarti bagaimana seseorang mampu untuk sepenuhnya sadar dan menerima apa yang terjadi di dalam diri dan sekitar kita, sehingga bisa mengurangi dampak dari tekanan dan emotional eating.
Oleh karena itu, mindful eating adalah praktik makan dengan penuh kesadaran, perhatian, dan tanpa terburu-buru. Berbeda dengan emotional eating yang bertujuan meredakan emosi, mindful eating justru dilakukan agar seseorang dapat menikmati makanan sehingga dapat menciptakan hubungan sehat antara tubuh dan makanan.
Baca Juga: Stres Kerja Picu Emotional Eating? Ini Dampaknya!
Perbedaan Mindful Eating dan Emotional Eating
Emotional eating adalah kebiasaan mengonsumsi makanan secara berlebihan sebagai respons terhadap emosi. Pada praktiknya, emotional eating dan mindful eating memiliki keterkaitan dengan kondisi emosi seseorang yang muncul akibat stres kerja. Berikut adalah perbedaan keduanya secara lebih lengkap.
| Aspek | Mindful Eating | Emotional Eating |
| Pemicu | Rasa lapar fisik | Emosi seperti stres, sedih, dan bosan |
| Kecepatan Makan | Pelan dan penuh perhatian | Cepat, terburu-buru |
| Kesadaran | Sadar dan reflektif | Tidak sadar atau impulsif |
| Perasaan Setelah Makan | Kepuasan dan cukup | Rasa bersalah dan kenyang berlebihan |
| Tujuan | Memberi nutrisi dan perhatian pada tubuh | Meredakan emosi |
Manfaat Mindful Eating di Tengah Kesibukan Kerja
Penerapan mindful eating di tengah kesibukan kerja sangat bermanfaat dalam mengatasi stres kerja dan meningkatkan kesehatan tubuh. Berikut penjelasannya:
1. Mengurangi Stres dan Kecemasan
Dengan melakukan mindful eating dapat membuat kamu kembali fokus ke tubuh dengan memperhatikan dan menikmati apa yang sedang dikonsumsi. Hal ini tentunya dapat membantu pikiran beristirahat sejenak dari tekanan kerja.
2. Meningkatkan Pencernaan
Dengan menikmati momen saat makan, kamu dapat memberi ruang bagi tubuh untuk bernapas. Makan secara perlahan juga dapat membantu tubuh mencerna nutrisi makanan secara lebih optimal.
3. Ritual Pemulihan Diri
Saat kamu menyadari dan menikmati apa yang masuk ke tubuh kamu, kemudian menikmatinya, dan menangkap sinyal kenyang dari tubuh, kamu dapat membuat makan menjadi ritual pemulihan diri, dan bukan hanya sekedar rutinitas.
Baca Juga: Stres pada Anak Muda dapat Picu Stroke
6 Tips Mudah Mindful Eating Saat Sibuk Kerja
Wah, ternyata mindful eating sangat bermanfaat ya bagi keseimbangan pikiran dan kesehatan tubuh. Oleh karena itu, yuk ikuti enam tips mudah melakukan mindful eating meskipun kamu sedang sibuk bekerja!
1. Berdoa Sebelum Makan
Melansir dari laman Rumah Sakit Universitas Indonesia, bersyukur dapat meningkatkan kenikmatan makanan. Adapun rasa syukur ini dapat diungkapkan dengan berdoa sebelum makan, baik terhadap bahan makanan, cita rasa, maupun suasana saat menyantap makanan.
2. Beri Waktu Khusus Untuk Makan
Jangan makan sambil bekerja. Sisihkan 10 menit untuk fokus pada makanan di depanmu dengan menghindari distraksi seperti gangguan gadget atau laptop.
3. Tarik Nafas Sebelum Makan
Ambil 3 nafas dalam sebelum makan untuk menenangkan pikiran dan mengalihkan fokus dari stres ke tubuh.
4. Nikmati Setiap Gigitan
Perhatikan rasa, tekstur, dan aroma makanan. Meski hanya makan siang di kantor, nikmatilah dengan penuh kesadaran.
5. Letakkan Alat Makan di Sela Kunyahan
Ini dapat membantumu makan lebih pelan dan menghindari kebiasaan makan terburu-buru.
6. Refleksi Setelah Makan
Tanyakan pada diri sendiri, “Apa yang aku rasakan setelah makan?”. Dengan melakukan refleksi ini, tubuhmu dapat lebih rileks dan kamu bisa lebih menghargai makanan.
Kawan Seribu, menerapkan mindful eating tidak membutuhkan waktu lama, yang paling penting adalah kesadaran dan niat. Di tengah kesibukan, kebiasaan ini bisa menjadi solusi ritual pemulihan diri yang menyehatkan fisik dan mental.
Yuk, mulailah kesehatanmu dengan langkah kecil hari ini yaitu makan dengan sadar dan hidup dengan lebih baik!
Baca juga artikel Seribu Projects lainnya di sini!
Referensi:
- Fayasari, A., & Lestari, P. W. (2022). Stres dan depresi berkaitan dengan emotional eating dan mindful eating pada mahasiswa saat pandemi Covid-19. AcTion: Aceh Nutrition Journal, 7(2), 127-135.
- Haryanthi, L. P. S., & Taruno, W. P. (2014). Efektivitas Intervensi Mindful-Eating bagi Penderita Kanker. Prosiding Konferensi Nasional Psikologi Kesehatan, (2), 283-299.
- Monroe, J. T. (2015). Mindful eating: principles and practice. American Journal of Lifestyle Medicine, 9(3), 217-220.
- Warren, J. M., Smith, N., & Ashwell, M. (2017). A structured literature review on the role of mindfulness, mindful eating and intuitive eating in changing eating behaviours: effectiveness and associated potential mechanisms. Nutrition research reviews, 30(2), 272-283.

