Anak Muda Rentan Stroke, Ini Penyebabnya!

Stroke merupakan salah satu penyakit degeneratif yang cukup berbahaya. Berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI), angka prevalensi stroke di Indonesia mencapai 8,3% pada 2023. World Health Organization (WHO) pun juga turut memperkirakan penderita stroke akan terus meningkat di seluruh dunia, terutama pada negara-negara miskin dan berkembang.

Meskipun jarang terjadi, nyatanya stroke tidak hanya terjadi pada orang dewasa saja. Saat ini, studi menemukan banyak anak muda yang mulai mengalami gejala stroke juga. Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk mulai mengenali penyebab dan gejala stroke di usia muda. Yuk, simak artikel selengkapnya di bawah ini!

Kenali Fakta Stroke pada Anak Muda

Stroke adalah kondisi di mana darah tidak mengalir ke otak sebagaimana mestinya. Biasanya terjadi karena adanya penyumbatan (stroke iskemik) atau pecahnya pembuluh darah (stroke hemoragik) sehingga menyebabkan sel-sel otak tidak mendapatkan oksigen dan nutrisi.

Meskipun penyakit stroke umumnya terjadi pada penderita lanjut usia, dewasa ini peningkatan risiko stroke juga terjadi pada mereka yang masih muda. Melansir sebuah studi yang didanai oleh Medical Research Foundation, melaporkan adanya peningkatan stroke sebesar 67% pada orang dewasa muda (di bawah 55 tahun) sepanjang tahun 2002-2018.

Sedangkan mengacu pada SKI 2023, prevalensi stroke di Indonesia kurang dari 9% bagi penduduk yang berusia 15-54 tahun. Meskipun, angka ini masih cukup rendah dibandingkan kelompok umur lainnya, namun Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui SKI 2023 juga menunjukkan bahwa stroke juga dapat menyebabkan gangguan kesehatan jangka panjang, seperti kecacatan/disabilitas.

Ciri-Ciri Stroke pada Anak Muda

Seorang anak muda yang terserang stroke mungkin mengalami beberapa gejala yang sama seperti orang dewasa yang terserang stroke. Berikut adalah gejala khas stroke yang mungkin terjadi:

  1. Kelemahan anggota gerak sampai kelumpuhan.
  2. Bibir tidak simetris.
  3. Nyeri kepala (vertigo).
  4. Hilangnya sensasi di wajah.
  5. Kesulitan berbicara atau pelo (afasia).
  6. Penurunan kesadaran.
  7. Mual muntah.
  8. Kesulitan menelan.
  9. Hilangnya penglihatan hingga dapat terjadi kebutaan.

Kalau kamu atau orang terdekatmu mengalami gejala ini, segera cari pertolongan medis ya! Deteksi stroke sejak dini dapat menyelamatkan nyawa.

Apa Penyebab Stroke pada Anak Muda?

Berbeda dengan orang tua yang lebih rentan terserang stroke karena faktor usia, stroke pada anak muda lebih sering dipicu oleh kebiasaan sehari-hari atau gaya hidup seperti:

1. Makan Junk Food Berlebihan

Melansir dari Detik.com, Direktur Medis Primary Stroke Center di University of Maryland Shore Medical Center, Dr. Singh, menjelaskan bahwa kebiasaan konsumsi makanan cepat saji dapat menyebabkan hipertensi, kolesterol tinggi, diabetes, obesitas, dan bahkan sleep apnea yang dapat memicu risiko stroke.

Baca Juga: Pengaruh Kurang Gizi Terhadap Remaja

2. Stres Berkepanjangan

Menurut Dr. Singh, stres yang sering dialami anak muda juga dapat meningkatkan risiko stroke, karena stres meningkatkan kadar kortisol sehingga menyebabkan tekanan darah tinggi, yang pada akhirnya menyebabkan aterosklerosis pembuluh darah dan tekanan pada jantung.

3. Kebiasaan Merokok

Melansir dari CDC Amerika Serikat, zat kimia beracun yang terkandung dalam asap rokok dapat mengganggu fungsi normal jantung, darah, dan sistem pembuluh darah yang dapat meningkatkan risiko terkena stroke.

Selain ketiga kebiasaan buruk di atas, gaya hidup kurang sehat seperti konsumsi alkohol, kurang tidur, kerja berlebihan, dan jarang berolahraga juga dapat meningkatkan risiko stroke pada anak muda.

Bagaimana Cara Mencegah Penyakit Stroke pada Anak Muda?

Nggak mau menjadi bagian dari penderita stroke? Yuk, mulai terapkan gaya hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari kamu!

1. Konsumsi Makanan Bergizi

Penuhi kebutuhan karbohidrat, protein, dan serat secukupnya serta kurangi konsumsi berlebihan pada gula, garam, dan lemak yang dapat memicu Penyakit Tidak Menular (PTM).

Baca juga: Edukasi Gizi Seimbang dan Pembatasan GGL oleh Seribu Projects.

2. Berhenti Merokok

Memang susah bagi perokok aktif untuk berhenti merokok, kamu dapat menggunakan teknik sederhana seperti mengganti rokok dengan permen untuk menghilangkan kecanduan nikotin. Usahakan, konsumsi permen yang sehat ya, bebas pengawet dan tanpa pemanis buatan!

3. Menghindari Stres

Kelola stres kamu dengan melakukan meditasi atau hal-hal yang disenangi. Serta kamu dapat menceritakan beban dan keluh-kesahmu kepada orang lain untuk mengurangi stres berlebih loh!

4. Rutin Olahraga dan Tidur yang Cukup

Melansir dari laman Kemenkes, orang dewasa yang berusia 18-64 tahun membutuhkan waktu tidur 7-8 jam setiap hari. Selain itu, berdasarkan rekomendasi WHO, usia 18-64 tahun juga dianjurkan melakukan minimal 150-300 menit olahraga sedang (seperti jalan cepat) atau minimal 75-150 menit olahraga sedang (seperti lari) dalam seminggu.

Stroke, Anak Muda Jangan Anggap Remeh!

Dengan demikian, stroke pada anak muda bukan hal yang tidak mungkin terjadi lagi. Peningkatan penderita stroke pada orang dewasa muda yang berada di usia produktif adalah bukti bahwa gaya hidup tidak sehat dapat berakibat fatal. Oleh karena itu, penting untuk mulai kebiasaan hidup sehat demi tubuhmu. Sehat itu investasi masa depan, loh!

Referensi: 

  • Amila, A., Sembiring, E., & Rifami, E. (2022). Karakteristik Stroke Pada Pasien Usia Muda. JINTAN: Jurnal Ilmu Keperawatan, 2(2), 141-149.
  • Imallah, R. N., & Ardani, S. K. (2021). Hubungan Gaya Hidup Dengan Kejadian Stroke Pada Usia Muda (18-40 Tahun): Literature Review.
  • Kementerian Kesehatan RI. (2024). Cegah Stroke dengan Aktivitas Fisik
  • Sari, L. M. (2021). Upaya Peningkatan Kesehatan Pekerja dalam Kemampuan Deteksi Dini Tanda Gejala Stroke di Nagari Penampuang Kecamatan IV Angkat Candung. J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 1(5), 953-960.
  • World Health Organization. (2014). Stroke, Cerebrovascular Accident.
Share

Post Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *