Akhir bulan Juli 2023 tercatat menjadi momen penting bagi 25 remaja putri yang dikukuhkan menjadi Ambassador NutriChampion oleh Yayasan Gizi Anak Indonesia (Seribu Projects) dan BKKBN Provinsi Nusa Tenggara Barat bekerja sama dengan PT Unilever Indonesia Tbk. Rangkaian kegiatan berlangsung selama tiga hari sejak Jumat hingga Minggu, 21-23 Juli 2023. Acara secara resmi dibuka oleh Ketua Pokja Ketahanan Remaja BKKBN Provinsi Nusa Tenggara Barat, Bapak Drs. Samsul Anam, MPH.


Kegiatan diawali dengan acara pembukaan dan pembekalan para peserta pada sesi materi yang terdiri dari Materi Peran Remaja dalam 8000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dan Topik 6-7 yang disampaikan oleh Laila Mardiana R., M. Gizi. Pada sesi ini, peserta juga diminta berdiskusi bersama rekan satu tim yang berasal dari kabupaten yang sama untuk mendiskusikan peran remaja dalam 8000 HPK dan masing-masing kelompok kemudian mempresentasikan hasil diskusinya di depan pemateri dan peserta lainnya. Seusai materi pertama, disambung materi kedua mengenai Gizi Seimbang & Topik 3-5 yang disampaikan oleh Garin Megan, S.Gz. Materi ini disertai sesi praktik menyusun menu dengan Seribu Projects Nutrition Tools berupa piring “Isi Piringku”, food models, dan food puzzle. Peserta juga diminta mengingat makanan apa saja yang dikonsumsi dalam 24 jam terakhir dan menghitung zat gizi yang ada pada makanan tersebut. Selanjutnya dilanjutkan materi Sistem Reproduksi dan Bahaya Pernikahan Dini oleh Yuga Putri Pramesti, S.Gz. Materi ini juga disertai games berkelompok sehingga peserta tetap antusias meskipun mendekati ujung acara. Setelah sesi materi ini, peserta melakukan praktik pengukuran antropometri yang terdiri dari pengukuran berat badan, tinggi badan, dan lingkar lengan atas sesuai prosedur pengukuran yang tepat didampingi oleh para fasilitator. Sesi materi ditutup dengan Materi Citra Tubuh & Topik 1 oleh Zara Fitria, S.Gz yang diakhiri dengan sesi menggambarkan diri sendiri serta mengutarakan pendapat perwakilan peserta tentang dirinya masing-masing.

Berbeda dengan kegiatan hari pertama yang merupakan pembekalan materi untuk peserta, pada hari kedua peserta diajak langsung terjun ke lapangan untuk melaksanakan field trip ke Industri Cookies Nutsafir & Agrowisata Kebon Ayu. Industri Cookies Nutsafir merupakan industri yang memproduksi cookies berbahan dasar pangan lokal. Pada lokasi pertama ini, peserta diajak langsung mendengarkan kisah Ibu Sayuk Wibawati (CEO Nutsafir) mengenai kisah dibalik didirikannya industri ini. Selain itu, peserta juga diajak langsung praktik membuat cookies. Lokasi kedua yaitu Agrowisata Kebon Ayu yang merupakan kebun Golden Melon. Peserta diajak langsung memasuki kebun dan mencicipi Golden Melon bersama.


Tibalah pada hari ketiga NutriChampion yang dilaksanakan di Fave Hotel Mataram. Hari ketiga atau hari terakhir ini merupakan hari dimana para peserta akan dikukuhkan menjadi Ambassador NutriChampion dan Duta GenRe Desa NTB oleh BKKBN NTB. Pada hari ketiga ini juga dilaksanakan pitching ide social project yang akan dilaksanakan di kabupaten masing-masing. Acara diawali dengan sambutan oleh PLT Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Nusa Tenggara Barat, Dr. Drs. Lalu Makripuddin, M.Si, sambutan perwakilan Ketua Forum GenRe Provinsi Nusa Tenggara Barat, Ni Kadek Mega S., dan sambutan oleh Founder Seribu Projects Indonesia, Yuga Putri Pramesti, S.Gz. Setelah rangkaian sambutan selesai, masing-masing perwakilan tim mempresentasikan ide social project yang dilanjutkan dengan sesi pemberian feedback dan masukan dari Bapak Dr. Drs. Lalu Makripuddin, M.Si (PLT Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi NTB), Drs. Samsul Anam MPH. (Ketua Pokja Ketahanan Remaja)., dan Ibu Sri Astuti Handayani (Bagian GenRe BKKBN NTB). Adapun keseluruhan tim terdiri dari 5 tim yang berasal dari tim Kota Mataram, Kabupaten Lombok Utara, Kabupaten Lombok Tengah, Kabupaten Lombok Timur, dan Kabupaten Lombok Barat. Semua tim mempresentasikan ide social project yang akan dilaksanakan di kota/kabupaten masing-masing untuk menyelesaikan permasalahan gizi sesuai kondisi dan masalah di setiap desa yang dipilih untuk melaksanakan social project. Rangkaian acara ditutup dengan sesi awarding dan foto bersama.
Yayasan Gizi Anak Indonesia (Seribu Projects) tak henti-hentinya berusaha menciptakan project penanganan permasalahan gizi di Indonesia, khususnya permasalahan stunting. NutriChampion merupakan salah satu program dari Seribu Projects yang menyasar para remaja putri untuk menjadi peer educator mengenai gizi dan kesehatan di domisili masing-masing. Selain dilatih menjadi educator, remaja putri juga dilatih dan dibina untuk langsung mengimplementasikan program penanganan stunting didampingi fasilitator sekaligus diberikan pendanaan untuk setiap tim. Kegiatan akan berlanjut hingga bulan Desember untuk monitoring dan evaluasi bekerja sama dengan Duta GenRe provinsi Nusa Tenggara Barat. Rangkaian acara NutriChampion 2023 tentunya tidak akan berjalan tanpa dukungan dari semua pihak yang terlibat seperti PT Unilever Indonesia Tbk., BKKBN Provinsi Nusa Tenggara Barat, dan Forum GenRe Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Let’s Fight Against Stunting Together For Better Indonesia!

